KONFERCAB ke- XXII PMII Banda Aceh dinilai Cacat dan Tidak Netral

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

KONFERCAB ke- XXII PMII Banda Aceh dinilai Cacat dan Tidak Netral

4/18/2021

Peunawa.com l Banda Aceh - Perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) ke- XXII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banda Aceh dinilai cacat dan penuh kejanggalan. Sejumlah peserta Menganggap Konfercab PMII Banda Aceh yang dilaksanakan oleh Badan Pekerja Konfercab (BPK) 
Tidak netral dan Cacat Prosedur.

Salah satu Kandidat Ketua Cabang, Rahmat Ferdiansyah mengatakan Panitia Konfercab beserta pengurus Cabang PMII Banda Aceh merubah-rubah setting forum secara terselubung dan tidak profesional

“Banyak hal yang tidak selayaknya terjadi didalam pelaksanaan ini, cuma sebagai contoh saja kejanggalan Panitia diperbolehkan memilih dan dipilih, ini yang kadang kurang nyambung dan terkesan dipaksakan sebagaimana yang diperlihatkan kepada forum atas sikap dan keputusan yang diambil”

Rahmat juga Khawatir jika tidak disikapi, Konfercab kali ini menjadi ladang Ambisi yang menghalalkan segala cara oleh Ketua BPK yang tidak sesuai dengan Khittah Perjuangan PMII sehingga memberikan dampak yang tidak sehat dimata kader-kader muda yang sedang berproses. 

"Bukan tidak mungkin nantinya kita menganggap Kepengurusan 2020-2021 kali ini dianggap gagal hanya karena ulah tidak elegan dari BPK"

Sedangkan Peserta lainnya, Fuad via Whats App menjelaskan bahwa Konfercab yang dilaksanakan kali ini terkesan berat sebelah dan Ketua BPK Ikram Rahmatullah secara gamblang memperlihatkan keberpihakan kepada salah satu Kandidat. 

Fuad juga berharap pelaksanaan Konfercab ini tetap dilaksanakan lanjutannya dan dikawal agar tidak ada unsur-unsur lain didalamnya

“Sebagai kader-kader organisasi mahasiswa intelektual, Kita juga berharap Ketua BPK dan jajaran untuk melanjutkan dan melaksanakan Tahapan-tahapan yang sesuai regulasi serta menghargai forum dan Hak-hak kepengurusan Komisariat, mari kita bangun kedewasaan berorganisasi agar menjadi contoh bagi kader-kader kedepan tanpa intrik-intrik yang terkesan dipaksakan” Tegas Fuad

“Semua isi Ruangan tau memang Ketua BPK punya jagoan sendiri, meski begitu cobalah kita bersikap netral dan profesional. Agar para kandidat berkontestasi secara sehat dengan ilmu-ilmu harakahnya yang telah dipelajari selama kaderisasi” Tambahnya

Fuad menambahkan Konfercab yang dilaksanakan bertepatan pada hari Hari lahir organisasi PMII ke 61 tahun tersebut agar nantinya melahirkan calon nahkoda PMII Banda Aceh yang berkontestasi secara sehat dan terdidik. Sehingga kita berharap kepengurusan kedepan sesuai dengan apa yang kader PMII Banda Aceh cita- citakan.(Rel)