Tidak Terurus, Para Penikmat Pantai Sering Bersahabat dengan Sampah


-->

Iklan Utama

Tidak Terurus, Para Penikmat Pantai Sering Bersahabat dengan Sampah

_Pimred
Kamis, 18 November 2021

Penulis : Moulida

Peunawa.com l Aceh Besar - Setiap daerah memiliki tempat wisata yang menarik dan unik tidak terkecuali dengan daerah Breuh Sigupai. Begitu julukannnya untuk salah satu kabupaten di Aceh yaitu Aceh Barat Daya. Abdya sendiri juga dikenal dengan beberapa destinasi wisatanya, banyak pengunjung yang menjadikan setiap tempat itu untuk menikmati keindahan alam dengan sendiri atau bersama keluarga. Namun di Abdya tepatnya di Ujong Serangga yang sangat dikenal oleh masyarakat Abdya dengan tempat terindah menikmati sunset itu masih dalam keadaan tragis dengan lingkungannya yang tidak mendukung. 

Masih banyak sampah yang berserakan di tepi pantai dan tidak ada kepedulian sama sekali baik itu dari pemerintah sendiri maupun dari masyarakat yang menjadi pengunjung. Padahal tempat indah itu harusnya didukung dengan kebersihan supaya masih bisa terawat keindahannya sampai ke generasi bangsa selanjutnya. Namun itu adalah hal yang sangat nihil karena masih kurangnya kepedulian akan lingkungan bersih. Banyak sekali pengunjung yang masih tidak sadar membuang sampah sembarangan ketika berkunjung menikmati keindahan laut di Ujong Serangga tersebut, sebenarnya mudah jika mau sama-sama peduli membuang sampah pada tempatnya bukan di tepi pantai.

Membuang sampah di tepi pantai menyebabkan air laut sering pasang dan kadang juga banjir, bukan hanya itu membuang sampah ke laut juga sangat berbahaya karena menyebabkan makhluk-makhluk yang ada di dalam laut memakan sampah seperti plastik dan itu akan membuat punahnya makhluk laut.

Salah satu pengunjung wisata saat diwawancarai menyatakan bahwa ia sangat prihatin dengan keadaan lingkungan yang ada di Ujong Serangga, Abyda. Padahal katanya laut sangat indah ketika dinikmati tetapi ketika sampah berserakan dan tidak ada yang peduli membuat keindahan alam tidak bisa dinikmati lagi. Seharusnya semua masyarakat bahkan pemerintah peka terhadap lingkungan seperti ini. Sama-sama menjaga keindahan alam, jika dirusak maka keindahan itu tidak akan bisa dinikmati sampai cucu-cucu bangsa ke depan.

Dalam hal inilah peran pemerintah sangat diperlukan untuk selalu mengimbau masyarakatnya dalam menjaga lingkungan, apakah dengan menyediakan tong sampah atau dengan membuat peraturan bagi yang membuang sampah sembarangan dan juga membuang sampah ke laut akan dikenakan denda. Maka bisa jadi hal itu akan melahirkan lingkungan bersih dan nyaman, usaha dan ikhtiar sangat diperlukan. Kesadaran masyarakat memang sangat susah dibangun apalagi dalam hal menjaga lingkungan untuk selalu bersih dan nyaman. Banyak yang masih membuang sampah sembarangan padahal sudah disiapkan tong sampah malahan banyak sekali yang tidak sadar bahkan bangga karena membuang sampah sembarangan. Di Ujong Serangga sendiri pernah juga beberapa komunitas membuat agenda yaitu  membersihkan pantai, namun masih saja ada yang tidak sadarkan diri tetap saja mengotori laut. 

Muis Aulianda dan Ananda Syawaldi yang menjadi pengunjung berharap agar pemerintah mengambil tindakan untuk orang-orang yang membuang sampah di tepi pantai yang menyebabkan lingkungan kotor dipenuhi sampah. Mereka juga berharap kepada semua pengunjung dan masyarakat sekitaran pantai sadar diri untuk tidak membuang sampah lagi ke laut karena itu akan merusak ekosistem laut. Semoga kita bisa sama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah dan memberikan kenyamanan.