Tebar Kebaikan, SMAN 1 Bireuen Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Tebar Kebaikan, SMAN 1 Bireuen Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

3/13/2026


peunawa.com |Bireuen - Bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi OSIS SMA Negeri 1 Bireuen untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kepedulian terhadap sesama. 

Di bawah bimbingan Pembina OSIS, Rizal Fuadi, S.Pd.I, para siswa sukses menyelenggarakan aksi Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama pada Senin (9/3/2026).

​Aksi berbagi takjil tersebut menyasar para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas, dengan titik pembagian yang dipusatkan di dua lokasi strategis yaitu depan Gerbang SMA Negeri 1 Bireuen,
​di kawasan Pendopo Bupati Bireuen.

​Kegiatan yang berlangsung meriah namun tertib ini merupakan bentuk implementasi nilai-nilai karakter dan kepedulian sosial yang selama ini ditanamkan di lingkungan sekolah.

​"Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian siswa SMAN 1 Bireuen terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan yang penuh berkah ini," ujar Rizal Fuadi, S.Pd.I di sela-sela kegiatan.

Paket takjil habis dibagikan dalam waktu singkat dan para siswa semakin bersemangat saat melihat raut wajah bahagia dari pada warga yang melintas.

​Setelah aksi berbagi usai, acara dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh pengurus OSIS dan pembina. Suasana kekeluargaan tampak kental saat seluruh peserta berkumpul menanti azan Maghrib, menutup rangkaian kegiatan hari itu dengan doa dan rasa syukur.

​Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Bapak Zulfikri, S.Ag., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus OSIS atas inisiatif dan kepedulian sosial yang mereka tunjukkan. Beliau menyampaikan rasa bangganya melihat siswa-siswi tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki empati yang besar.

​"Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras anak-anak kami di OSIS. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, mereka belajar bahwa pendidikan karakter yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita," ujar Bapak Zulfikri. (*)