Bupati Bireuen Buka Seminar Nasional Harlah ke 18 PGM Indonesia

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Bupati Bireuen Buka Seminar Nasional Harlah ke 18 PGM Indonesia

8/09/2026


Peunawa.com |Bireuen - Bupati Bireuen, Ir.H. Mukhlis, S.T. secara resmi membuka Seminar Nasional dalam rangka Harlah ke-18 PGM Indonesia dan Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aula Lama Setdakab Bireuen, Sabtu (08/08/2026).

Seminar dengan tema "18 Tahun Mengabdi Menguatkan Profesionalisme Guru Madrasah Menuju Madrasah Mandiri Berprestasi" ini digelar Pengurus Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM) Provinsi Aceh secara hibrida. Sebanyak 250 peserta hadir secara luring dan 350 peserta mengikuti secara daring.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd, Ketua Umum PW PGM Indonesia Provinsi Aceh Drs. Abdul Jalil, Kasipenmad Kemenag Bireuen Bapak Anis, S.Ag, Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen, Ketua K2MA/MTs/MA Kabupaten Bireuen, Ketua Pengurus PGM Kabupaten Bireuen Ibu Asmi, Ketua PD PGRI Kabupaten Bireuen, serta ratusan guru madrasah se-Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh. Acara dipandu oleh MC Cut Hikmi Hayati, S.Pd.

Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Bireuen sekaligus Ketua Panitia, Mudassir, S.Ag., MA dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut PGM telah mencapai usia 18 tahun sebagai wadah berjuang, berkolaborasi, dan saling menguatkan bagi guru madrasah. Mudassir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, sponsor, serta memohon maaf atas segala kekurangan selama acara berlangsung.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd menegaskan pentingnya peran PGM sebagai rumah bersama bagi guru madrasah. Ia mengingatkan bahwa saat ini guru dihadapkan pada tantangan besar berupa disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan, penguatan moderasi beragama, serta pentingnya menjaga kesehatan mental para pendidik.

Sementara itu, Ketua Umum PW PGM Indonesia Provinsi Aceh Drs. Abdul Jalil menyampaikan bahwa momentum Harlah ke-18 ini harus menjadi pengingat bagi guru madrasah untuk terus beramal dengan ikhlas dan meningkatkan profesionalitas. "Guru madrasah harus bahagia, karena hanya guru yang bahagia yang mampu mendidik dengan penuh cinta," ujarnya.

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST menyampaikan dalam sambutan nya bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika anak-anak bangsa merdeka dari kebodohan. Menurutnya, kunci untuk mencapai itu ada di tangan guru. Bupati juga menekankan bahwa guru yang bahagia akan melahirkan generasi yang hebat dan berakhlak. 

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas guru, memperhatikan kesejahteraan guru honorer dan guru madrasah, serta memperkuat pendidikan berbasis nilai agama dan budaya Aceh.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan. (*)