Lhoksukon – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Aceh Utara, H. Asnawi, S.Ag., M.Sos, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kecamatan Titik II yang dipusatkan di Kecamatan Lhoksukon, Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan persiapan matang bagi calon jamaah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Bimbingan manasik haji terintegrasi ini diikuti oleh ratusan jamaah haji yang berasal dari tujuh kecamatan, yakni Lhoksukon, Tanah Luas, Matangkuli, Cot Girek, Lapang, Pirak Timur, dan Paya Bakong. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang tergabung dalam Titik II, sebagai bentuk sinergi dan pendampingan terhadap jamaah.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 07 hingga 10 Februari 2026, para jamaah mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji. Bimbingan ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Tgk. H. Rusli Sufi, Lc., MM, yang menyampaikan materi manasik secara mendalam, baik dari aspek fiqih, teknis ibadah, maupun praktik lapangan.
Dalam sambutannya, H. Asnawi menegaskan bahwa manasik haji terintegrasi merupakan tahapan penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bekal utama bagi jamaah agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan benar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.
“Kegiatan manasik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada jamaah, mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke tanah air,” ujar H. Asnawi.
Selain itu, H. Asnawi juga memberikan penjelasan secara rinci mengenai penggunaan kartu Nusuk, termasuk fungsi dan manfaatnya bagi jamaah selama berada di Arab Saudi, sehingga jamaah dapat memahami dan memanfaatkannya dengan baik.
Menutup sambutannya, Kakankemenhaj Aceh Utara turut menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah haji diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji, serta dikaruniakan predikat haji yang mabrur.
Kegiatan manasik haji terintegrasi ini dipusatkan di Aula Kemenhaj Aceh Utara dan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mental, fisik, dan spiritual para jamaah haji sebelum menunaikan rukun Islam kelima. (Murhaban)