Bupati Bireuen Hadiri Pengukuhan Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Bupati Bireuen Hadiri Pengukuhan Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb

8/24/2026


Peunawa.com |Bireuen – Bupati Bireuen menghadiri acara pengukuhan pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb yang berlangsung khidmat di Komplek Dayah Darul Falah, Desa Meunasah Tunong Lueng Kecamatan Jeunieb, pada Senin (24/8/2026). 

Dalam prosesi tersebut, Waled Ibrahim resmi dikukuhkan sebagai Pimpinan Dayah Darul Falah yang baru.

​Acara ini turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator Pemkab Bireuen yang berhadir, Dr. H. Anwar Usman, S.Pd.I,. MM (Abiya Kuta Krueng), Tgk. Muhammad Yusuf (Abiya Jeunieb), Abu Tanjong Bungong (Teungku H. Abdullah bin Ibrahim), Abu Di Idi (Abi Zainal Abidin), Abati Darul Falah (Tgk H Bukhari Bin Ibrahim), serta Waled Gampong Gajah (Tgk H Abdul Hadi MA), Waled Ibrahim selaku Pimpinan Dayah Darul Falah yang baru dikukuhkan, Camat beserta Forkopimcam Jeunieb, para Alim Ulama, Tgk. Hj. Ummi Latifah binti Ismail beserta keluarga, serta para santri dan tokoh masyarakat.

Tgk. Iskandar,  selaku ketua panitia, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam kepada para dermawan, alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Sinergi gotong royong berupa sumbangan harta, tenaga, hingga pikiran menjadi kunci utama suksesnya gelaran momen mulia tersebut. 

Di samping ungkapan syukur, panitia dengan penuh kerendahan hati juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan, baik pada ketersediaan sarana prasarana maupun pelayanan selama acara berlangsung.

Pimpinan baru diharapkan melahirkan generasi ulama yang berakhlak serta mencintai tradisi literasi dan kedalaman ilmu, bukan sekadar informasi instan.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T, menyampaikan selamat kepada Waled Ibrahim dan berharap amanah tersebut dijalankan dengan ikhlas untuk meneruskan rekam jejak perjuangan pendiri dayah, Abu H. Abdusshamad bin Tgk. Mudajini (Abu Di Lheue). 

Pemkab Bireuen juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan para ulama demi membentengi generasi muda dari persoalan sosial.

Bupati Bireuen juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan sebelumnya, Tgk. Hj. Ummi Latifah binti Ismail, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memimpin Dayah Darul Falah selama lebih dari dua dekade.

Selain menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga marwah dayah serta benteng moral generasi muda, pesan khusus juga disampaikan kepada para santriwan dan santriwati.
​"Kepada para santri, hormati guru, muliakan orang tua, bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu dan jagalah nama baik dayah. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah," pesannya.

​Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap Dayah Darul Falah semakin maju dan terus menjadi pusat pendidikan Islam serta pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Bireuen.

Acara dilanjutkan dengan peusijuk atau tepung tawar Pimpinan Dayah Darul Falah yang baru dikukuhkan oleh Abu Tanjong Bungong (Teungku H. Abdullah bin Ibrahim), Abu Di Idi (Abi Zainal Abidin), Abati Darul Falah (Tgk H Bukhari Bin Ibrahim), serta Waled Gampong Gajah (Tgk H Abdul Hadi MA).

Dilanjutkan dengan tausiyah singkat serta doa oleh Abuya Kuta Krueng, dan diakhiri dengan foto bersama. (*)