Lembaga Aceh Bersatu (LEMBATU) Desak Pemerintah Bireuen Peduli Orang Gila


-->

Iklan Utama

Lembaga Aceh Bersatu (LEMBATU) Desak Pemerintah Bireuen Peduli Orang Gila

_Pimred
Sabtu, 06 Maret 2021

Peunawa.com l Bireuen - Kepedulian Pemerintah bagi warga yang kurang waras (Kurwas) sangatlah penting, Ketua Lembatu Tgk munawar S.Pdi. mengharapkan kepada pemerintah harus melirik dan peduli terhadap orang kurang waras, 06-03-2021

Beberapa hari yang lalu sebanyak Delapan Warga Kurwas diwilayah Kota Samalanga, saat kami jumpai tanpa mareka tidak ada kepedulian dari pemerintah setempat dan kabupaten, Sebut Tgk Munawar, 

Tanggapan Camat Samalanga Mursyidi SH, sangat mendukung adanya kepedulian terhadap keswa supaya ada satu lembaga atau kelompok Masyarakat yang mampu memberikan pembinaan terhadap mereka yang terkena gangguan jiwa, mengingat mereka yang terkena gangguan jiwa akan kambuh kembali bila kurangnya perhatian dari lingkungan mereka tinggal. 

Sementara itu pihak puskesmas samalanga dan pihak dinas kesehatan kabupaten Bireuen menyambut baik kegiatan yang dilakukan untuk pembinaan terhadap para penderita keswa, agar para penderita penyakit keswa bisa terjaga dan mendapatkan pembinaan yang layak sehingga mereka dapat sembuh dan tidak kambuh lagi.

Namun  sangat disayangkan untuk pembinaan para keswa tidak diangarkan dana, bahkan dari dinas sosial tidak mengalokasikan dana utuk itu, menurut keterangan dari kepala dinas sosial Kabupaten Bireuen, 

Harapan Ketua Umum Lembaga Aceh Bersatu LEMBATU, Teungku Munawar S.Pd.I supaya pemerintah terutama pemerintah Aceh dan kabupaten agar ada perhatian serius terhadap mereka yang terkena gangguan jiwa,  karna para keswa tersebut umumnya berasal dari keluarga tidak mampu, baik dari segi pendidikan maupun dari segi Ekonomi. 
Jangan karena tidak terekspos oleh Media sehingga mereka terabaikan dan tidak mendapatkan apa-apa, 
Teungku Munawar S.Pd.I, bersyukur masih ada orang yang sangat peduli terhadap mereka yang terkena gangguan jiwa di kecamatan samalanga kabupaten Bireuen, Tutupnya (*)