GeRAK Bireuen Minta Hentikan Intervensi Dana Desa


-->

Peunawa

Iklan Berjalan

GeRAK Bireuen Minta Hentikan Intervensi Dana Desa

Rabu, 15 Juni 2022

Peunawa.com
Bireuen - Sejak awal kita mengkhawatirkan jika adanya potensi campur tangan pengelolaan dana desa yang akhirnya terjadi. Di Kabupaten sendiri kita banyak menerima laporan yang menyebutkan adanya intervensi dari banyak pihak luar terhadap pengelolaan dana yang masing-masing desa mendapat kucuran sekitar Rp1 miliar per tahun itu.

Kita berharap jangan membawa isu dari luar ke dalam desa, karena yang seharusnya dilakukan adalah lintas pihak menggali potensi desa, kemudian dari potensi itu mereka bisa mengusulkan program-program untuk pemanfaatan dana desa itu. 

"Isu yang saat ini berkembang adalah dugaan Memeriahkan HUT Sebuah Instansi di kabupaten Bireuen, Desa Harus Gelontorkan 1.5 juta/desa untuk mereka dari alokasi dana kepemudaan, manfaat untuk desa apa?,"tanya Murni M.Nasir Koordinator GeRAK Bireuen.

Dalam sepekan ini seluruh gampong di 17 kecamatan akan dan sudah diajak untuk melakukan musyawarah tingkat kecamatan, dalam hal alokasi dana tersebut. 

"Semoga desa tidak "terjebak" untuk hal yang tidak bermanfaat untuk masyarakat,"harapnya.

Dikatakan Aktivis Perempuan tersebut, jika pun dialokasikan, apakah alokasi dana tersebut dilakukan melalui musyawarah desa, melibatkan tuha peut dan masyarakat atau malah ini diintervensi dari pihak lain, karena "takut" malah jadi mangut-mangut saja seperti kerbau yang dicucuk hidungnya.

Anehnya lagi jika kita bicara ada kebutuhan desa untuk pelayanan dasar, baik sektor kesehatan, pendidikan, adminduk dll. Malah kata aparatur desa, dananya tidak ada, alasannya selalu alokasi dana desa sudah terkuras untuk penanganan Covid-19. Tapi ketika diintervensi oleh oknum lain, tiba-tiba entah darimana dana itu ada.Sebut Murni

Meski kita pertanyakan kedua pihak, apa yang dilakukan oleh Oknum dari pihak ketiga dan bagaimana pihak desa mengambil dana tersebut yang diduga akan segera ditransfer tersebut?.

"Maka semuanya harus dimintai pertanggungjawaban, termasuk Inspektorat yang salah satu tupoksinya audit dan monev,"tuturnya.(Yus)