Razali, Menang telak untuk kedua kalinya sebagai Keuchik Kubu

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Razali, Menang telak untuk kedua kalinya sebagai Keuchik Kubu

1/15/2026

Peunawa.com l Peusangan Siblah Kreung — Gampong Kubu kembali menetapkan pilihannya secara tegas. Dalam pemilihan Keusyik yang berlangsung tertib pada Kamis, 15 Januari 2026, Razali—petahana yang dikenal luas sebagai figur pekerja keras dan tak gentar menghadapi tantangan—berhasil mengamankan kemenangan mutlak.


Dari dua kandidat yang bersaing, Razali memperoleh 346 suara, sementara pesaingnya, Zulfa, hanya meraih 37 suara. Tercatat 2 suara dinyatakan tidak sah. Hasil ini mempertegas dominasi Razali dan menunjukkan bahwa dukungan masyarakat bukan sekadar loyalitas, tetapi kepercayaan penuh terhadap rekam jejaknya.


Razali, Figur Penggerak Gampong
Razali tak hanya dikenal sebagai Keusyik Gampong Kubu. Ia juga merupakan Ketua APDESI, Ketua BKAD Kecamatan Siblah Kreung, serta pengurus teras APDESI Kabupaten Bireuen. Kiprahnya dalam organisasi dan pemerintahan gampong menjadikannya figur sentral yang dihormati.


Masyarakat Gampong Kubu menyebut Razali sebagai pemimpin yang “petarung ulung”—sosok yang tidak pernah mundur menghadapi persoalan gampong dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.


Enam Tahun yang Mengubah Wajah Gampong Selama dua periode memimpin, Razali telah menorehkan perubahan yang dirasakan langsung oleh warga. Mulai dari administrasi yang lebih tertib, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, hingga penguatan lembaga adat dan pemerintahan gampong.
“Kalau bukan karena beliau, Gampong Kubu tidak akan seterkenal sekarang. Nama kita sudah banyak disebut orang luar. Ini bukti pengaruh ketokohan Keusyik Razali,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.


Pernyataan-pernyataan warga juga menggambarkan kedekatan emosional mereka. Bahkan ada yang menyebut bahwa seandainya undang-undang mengizinkan, Razali layak menjadi keusyik seumur hidup.


Kemenangan Tanpa Celah
Selisih suara yang sangat jauh tidak hanya menggambarkan popularitas Razali, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat tidak ingin kembali ke titik nol dengan pergantian pemimpin. Dalam benak warga, Razali sudah teruji, sudah bekerja, dan hasilnya sudah terbukti.


Tidak ada ruang bagi eksperimen politik. Gampong Kubu memilih kepastian.
Mandat Baru, Harapan Baru
Dengan kemenangan telak ini, Razali memikul amanah yang lebih besar. Warga menuntut bukan hanya keberlanjutan program, tetapi juga peningkatan kualitas layanan, transparansi, dan akselerasi pembangunan.


Namun satu hal jelas: Gampong Kubu telah berbicara lantang, Kubu tetap menjadi kubu Razali, Dan pesan itu tidak bisa diperdebatkan lagi.(*)