Pawang Krueng Batee iliek, Terimakasih PT Takabeya Perkasa Grub

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Pawang Krueng Batee iliek, Terimakasih PT Takabeya Perkasa Grub

2/01/2026


Peunawa.com - Bireuen l Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu, akibat musibah tersebut objek wisata lokal Sungai Batee Ilek kecamatan Samalnga kabupaten Bireuen, tidak luput dari hantaman banjir bandang sehingga aliran sungai menjadi dangkal akibat proses sedimentasi intensif (pengendapan material) setelah arus deras mereda. Kekuatan destruktif banjir membawa material dalam jumlah besar dari hulu hingga ke hilir, yang kemudian menumpuk di dasar sungai.


Untuk mengembalikan Fungsi sungai seperti sedia kala adalah dengan langkah Normalisasi, upaya rekayasa untuk mengembalikan atau meningkatkan fungsi alami sungai yang terganggu,  dengan mengeruk sedimen dan melebarkan alur, serta memperbaiki tanggul agar kapasitas tampung airnya menjadi lebih besar, sehingga aliran lebih lancar.


Normalisasi juga untuk mencegah  menjaga keseimbangan ekosistem, dan mengembalikan fungsi sungai seperti semula, karena lokasi ini sudah menjadi primadona masyarakat sekitar sebagai tempat objek wisata yang ramah lingkungan dan ramah kantong.


Salah seorang Masyarakat Bate Ilek Nasrullah M Daud yang akrab disapa pawang Krueng, saat ditemui di pinggiran sungai batee ilek pada sabtu ( 31/01/26 ), kepada media ini mengatakan, melalui swadaya masyarakat kami melakukan Normalisasi aliran sungai yang sudah dangkal akibat banjir bandang, dengan mengunakan alat berat Excavator ( beko ) milik  PT. TAKABEYA PERKASA GROUP.


Ide Normalisasi ini muncul dari hasil musyawarah  beberapa tokoh masyarakat gampong dalam kemukiman Ule Baroh, kegiatan membersihkan pendangkalan sungai dan pembersihan irigasi Bate Ilek, di mana sungai ini juga sudah menjadi  objek wisata favorit bagi masyarakat aceh yang sudah begitu melagenda, "sebutnya.


Hasil musyawarah ini kita sampaikan kepada Bupati Bireuen H Mukhlis S.T, reaksi cepat respon tersebut di sambut bupati dengan menurunkan satu unit alat berat kesungai untuk melakukan normalisasi aliran sungai. Normalisasi dilakukan sepanjang 3 kilo meter di mulai dari bawah jembatan batee Ilek dan seterusnya mengarah ke pintu irigasi.


Normalisasi juga untuk mengendalikan banjir, ketika kedepan melanda, juga menjaga keseimbangan ekosistem, dan mengembalikan fungsi sungai yang sudah menjadi tempat primadona bagi masyarakat sekitar, dan masyarakat yang melintas  sebagai tempat objek wisata yang ramah lingkungan dan ramah kantong, "ungkapnya.


Pawang krueng, mengharapkan pekerjaan normalisasi bisa berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada kendala apapun, dilapangan semua masyarakat juga dilibatkan untuk membantu proses pekerjaan, sebagai antipasi agar tidak ada pihak pihak lain yang inggin mengusik kegiatan tersebut,  karena kegiatan ini murni swadaya masyarakat,  "harapnya. 

 
Ditambahkan normalisasi sungai memiliki manfaat lain bagi masyarakat, melalui pengerukan akan memperdalam sungai, sehingga air kembali mengalir lancar ke saluran irigasi,hingga ke sawah sawah milik warga.


Dengan pasokan air yang stabil dan merata, karena kawasan Batee Ilek dikelilingi sektor pertanian. Apalagi saat ini sudah masuknya musim turun kesawah dalam masa menanam padi, "tutupnya. ( samsul )