Peunawa.com | Bireuen - Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen resmi dibuka pada Selasa (28/4) di Aula Hotel Bireuen Jaya. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta peran politik PPP di tingkat daerah.
Pembukaan Muscab dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRK Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen, Ketua DPW PPP Provinsi Aceh, Sekretaris Wilayah DPW PPP Aceh, Ketua Dewan Majlis Pertimbangan DPW PPP Aceh, tokoh masyarakat, ketua partai politik di Kabupaten Bireuen yang berhadir, Ketua Dewan Majlis Pertimbangan DPC PPP Bireuen, Ketua Dewan Pakar DPC PPP Bireuen, Ketua DPC PPP Kabupaten Bireuen beserta jajaran pengurus, Ketua PAC PPP bireuen beserta pengurus, serta peserta Muscab.
Ketua Panitia, Dr. Al Furqan, S.HI., MA, dalam laporannya mengatakan Muscab ke-VI ini dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP serta Instruksi DPP PPP Nomor 0027/IN/XII/2025 tertanggal 17 Desember 2025. Dihadiri oleh perwakilan pengurus dari 17 PAC se-Kabupaten Bireuen.
Agenda utama Muscab adalah melahirkan kepengurusan baru DPC PPP Kabupaten Bireuen sebagai bentuk keberlanjutan estafet kepemimpinan partai.
Melalui forum ini, PPP Bireuen menargetkan struktur kepemimpinan yang lebih solid untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Bireuen, Dr. Athahillah M Saleh. MA, dalam sambutannya menyatakan selaku mantan ketua DPC PPP, pihaknya siap membantu dan mendukung ketua terpilih. Selain itu, ia menekankan bahwa Partai PPP menjunjung politik yang santun, saling sinergis, tidak menjatuhkan lawan politik, serta sesuai dengan prinsip agama dan bernegara. Sebagai bagian dari partai koalisi pemerintahan, PPP berkomitmen untuk membantu mengawal jalannya pemerintahan.
Turut memberikan sambutan, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya Muscab VI PPP tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai bagian dari praktik demokrasi yang sehat di tingkat daerah.
“PPP telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan integritas dalam mengawal pembangunan daerah. Kami memandang PPP sebagai mitra strategis yang terus memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan Kabupaten Bireuen,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran partai politik sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya menyalurkan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi mitra kritis pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Pemerintah Kabupaten Bireuen membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh kekuatan politik untuk bersinergi dalam mempercepat pembangunan daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Bireuen yang lebih maju, religius, dan bermartabat.
Hadir membuka muscab tersebut, Ketua DPW PPP Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si, dalam arahannya menegaskan bahwa PPP tetap menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Aceh. Selain itu, ia menginstruksikan pembentukan dan penguatan kembali badan-badan otonom partai seperti Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK), Angkatan Muda Ka'bah (AMK), dan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) di seluruh wilayah.
Dengan dibukanya musyawarah ini, PPP Bireuen diharapkan dapat segera merumuskan strategi pemenangan dan target-target politik baru untuk menghadapi kontestasi demokrasi mendatang demi kemaslahatan umat.(*)