Kadispora Aceh: Bangkit Bersama Pemuda Dari Kampus Menuju Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Kadispora Aceh: Bangkit Bersama Pemuda Dari Kampus Menuju Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Aduen Alja
5/18/2026



Peunawa.com |Banda Aceh - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, Teuku Banta Nuzullah, S.Pd, mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kepemimpinan, serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Goes to Campus dan Pemuda Tanggap Bencana yang berlangsung di Universitas Iskandar Muda (UNIDA) Banda Aceh, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh bekerja sama dengan Universitas Iskandar Muda tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dan civitas akademika. Ketua panitia pelaksana, Syarifah Irma Henni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus pelopor kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Kadispora Aceh menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan ruang strategis untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga wahana untuk membangun karakter, meningkatkan kapasitas diri, dan memperkuat kemampuan pemuda menghadapi berbagai tantangan global.

“Mahasiswa harus menjadi pemuda yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di era global. Mereka tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan, jiwa kepemimpinan, serta kreativitas yang tinggi,” ujar Teuku Banta Nuzullah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Goes to Campus merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), yaitu indikator yang mengukur kualitas pemuda dari aspek pendidikan, kesehatan, partisipasi, serta kesempatan kerja. Mahasiswa sebagai bagian dari kelompok pemuda dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan IPP, khususnya di Aceh.

Selain membahas pengembangan kapasitas pemuda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan materi Pemuda Tanggap Bencana. Kadispora Aceh mengingatkan bahwa Aceh memiliki pengalaman panjang serta potensi risiko bencana yang harus diantisipasi secara serius.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, membantu proses mitigasi, serta berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Ini adalah bentuk kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan daerah,” katanya.

Menurutnya, kesiapsiagaan bencana bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian penting dari pembentukan karakter pemuda yang tangguh, responsif, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kadispora Aceh mengajak seluruh mahasiswa untuk terus memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan Aceh.

“Jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Teuku Banta Nuzullah menyampaikan apresiasi kepada Universitas Iskandar Muda, para narasumber, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk menciptakan generasi muda Aceh yang unggul, peduli, dan siap membangun daerah.

Kegiatan Goes to Campus dan Pemuda Tanggap Bencana ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh dalam menyiapkan mahasiswa sebagai generasi penerus yang cerdas, berkarakter, serta tangguh menghadapi berbagai dinamika pembangunan dan kebencanaan. (*)