Seratus Hari Menjabat, IMPAS Gelar Webinar Series Evaluasi Kinerja Pj. Gubernur Aceh


Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Seratus Hari Menjabat, IMPAS Gelar Webinar Series Evaluasi Kinerja Pj. Gubernur Aceh

15/10/22

Jakarta - Pengurus Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh - Jakarta menggelar diskusi virtual online webinar series bertajuk seratus hari Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Bisa Apa?, Jum'at malam (14/10/2022) melalui medium daring dan luring.

Panitia pelaksana kegiatan Agsal dalam keterangannya menyampaikan tujuan kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian IMPAS dalam perihal adanya check and balance serta pengawasan terhadap berbagai kinerja Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan Pj. Gubernur Aceh saat ini.

"giat semacam ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi IMPAS sebagai agent of control demi terwujudnya kemajuan perkembangan sistem Demokrasi di Indonesia saat ini", Jelasnya.

Kemudian disamping itu, pihaknya juga menilai bahwa kondisi perkembangan kemajuan Pembangunan Aceh pasca 17 tahun Aceh damai, masih sangat jauh dari apa yang diidamkan oleh para pendahulu dan juga rakyat banyak terutama bagi para generasi muda-mudi Aceh saat ini yang sudah mulai tumbuh besar dan beranjak dewasa. Namun, masih dilanda rasa keprihatinan yang tak kunjung usai dalam mencapai terwujudnya kemakmuran serta kesejahteraan yang haqiqi, sebagaimana juga dicita-dicatakan oleh segenap elemen para tokoh pendiri bangsa Indonesia hingga tertuang dalam lima point butir-butir Pancasila sebagai landasan menjadi Azas Ideologi kita untuk berbangsa dan bernegara.

"Ibarat kata, Otsus berlimpah, tapi kenapa Aceh masih apoeh-apah?. Karena itulah kita merasa perlu untuk terus mengawal setiap kebijakan Pemerintah Aceh, Sebab masih banyak permasalahan Aceh yang mesti perlu dipikirkan Oleh Pemerintah saat ini seperti, perihal kemiskinan yang masih belum teratasi, pembangunan SDM yang tak merata, Minimnya lapangan pekerjaan, Mandeknya Implementasi UUPA, Lemahnya Perhatian Bagi lembaga Dayah-dayah di Aceh, Pendidikan Umum dan Sejenisnya, kurangnya perhatian disektor usaha UMKM yang ada, perihal stunting masih tinggi, serta belum lagi adanya indikasi ancaman Inflasi pasca naikknya Harga BBM mesti perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Aceh saat ini dalam perihal memanajerial tata kelola Keuangan Daerah yang tepat guna dan tepat sasaran serta bebas dari korupsi demi terwujudnya check and balance dalam mencapai peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran Daerah kedepannya", Ungkap Agsal.

Senada dengan Agsal, Ketua Umum IMPAS Nazarullah dalam kata sambutannya mengatkan, kegiatan yang seperti ini adalah bagian andil mahasiswa (IMPAS) sebagai otoritas dalam mengawasi segala perjalanan pemerintahan Aceh. Nazar juga mengajak, agar semua pihak elemen masyarakat mengawasi serta memberi atensi serta mengkritisi bila tupoksi Pj. Gunernur Aceh diluar kolidor kententuan yang berlaku. Tegasnya.

" Terimakasih atas berlangsungnya diskusi 100 hari kerja bertajuk tema, Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Bisa Apa?. Semoga ini menjadi tradisi dan transisi khususnya Mahasiswa Aceh baik didaerah maupun luar daerah dalam menutun ilmu. Agar tetap produktifitas dalam berdiskusi, supaya  roda controling pemerintahan tetap diterpong dari sudut mana pun. Ini untuk kemajuan Aceh kedepannya." Tutupnya.

Acara webinar series IMPAS di isi oleh pembicara baik kalagan akademisi hingga politisi. Turut hadir Tgk Muhammad Yusuf (Tokoh Ulama Aceh), Prof Dr. Samsul Rizal ( Ketua IPW ICMI Aceh), Fachrul Razi ( DPD RI), M. Rizal Fahlevi (DPR Aceh), Muhammad Seleh ( Ketua Forum Jurnalis Aceh) dan Usman Lamreung ( Akademisi Aceh). Red.