Pasca Banjir, Warga Leubu Mee Masih Bertahan ditempat Pengungsian


Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Pasca Banjir, Warga Leubu Mee Masih Bertahan ditempat Pengungsian

IsMed
19/11/22


Peunawa.com | Bireuen - Pasca hujan lebat mengguyur Kecamatan Makmur tadi malam, Jum'at (18/11) diperkirakan antara jam 16.00 wib  - 23.30 wib, mengakibatkan banjir bandang di hampir seluruh kecamatan Makmur

Dimana air mulai meluap dari pukul 01.30 wib dini hari, Sabtu (14/11) sampai pagi tadi air terlihat masih mengenangi pemukiman warga dan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Makmur

Pantauan media Peunawa.com hingga pukul 16.30 Wib tadi masih ada sejumlah rumah yang terendam banjir, desa Ulee Gle, Cot Kruet, Tringgadeng dan Leubu Mee

Untuk desa Cot Kruet sejumlah pengunsi sudah kembali ke kediamannya masing-masing sedangkan desa Leubu Mee sampai saat ini masih ada delapan puluh delapan (88) warga yang bertahan ditempat pengungsian yaitu meunasah gampong setempat


Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Makmur Eva Erlina mengatakan, "saat ini untuk masyarakat desa Leubu Mee yang masih bertahan di meunasah sebanyak 88 jiwa dan sebagian sedang melakukan bersih-bersih dirumahnya dimana nanti akan kembali lagi ketempat pengungsian karena rumahnya masih terendam banjir.

Sementara itu, pemkab Bireuen turun langsung kelapangan untuk menyerahkan bantuan sembako  berupa beras, mie instan, telur, air mineral, makanan siap saji, minyak goreng dan barang kebutuhan lainnya yang diserahkan langsung oleh sekda Bireuen dan diterima oleh Keuchik Leubu Mee. 


Penyerahan Bantuan ini turut didampingi Camat Makmur Muchsin, kapolres Bireuen, Dandim 0111 dan BPBD Kabupaten Bireuen beserta tim.

Bantuan sembako dari Pemkab kabupaten Bireuen sudah kita serahkan di sejumlah kawasan yang mengalami musibah banjir, terutama bantuan bahan pokok. Harapan kami, bantuan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Ibrahim Ahmad.

Dimana sebelumnya berdasrkan laporan dari  Posko Tagana Dinsos Kabupaten Bireuen Zulfikar. GA, Eva Erlina (TKSK) dan Fathani Marzuki. menyebutkan,  ada 19 Desa yang terendam banjir, diataranya yaiti desa Blang Dalam, Pandak, Mon Ara, Ulee Gle, Blang Mane, Mereubo, Matang Kumbang, Blang Peurlak, Panton Mesjid, Sukarame, Lapehan Mesjid, Blang Kuthang, Cot Kruet, Buket Seulamat,  Tringgadeng, Leubu Mesjid, Kuta Barat, Leubu Cot dan Leubu Mee. (Ismadinur