Bupati Bireuen Gerak Cepat Fasilitasi Ambulance Jemput Pekerja Migran Sakit

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Bupati Bireuen Gerak Cepat Fasilitasi Ambulance Jemput Pekerja Migran Sakit

7/28/2026



Peunawa.com |Bireuen – Kepedulian Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Setelah menerima informasi dari Keuchik Gampong Ulee Glee, Kecamatan Makmur, Maimuddin, mengenai seorang warga Bireuen yang sakit di Malaysia dan harus dipulangkan ke tanah air, Bupati langsung memfasilitasi ambulans untuk proses penjemputan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, pada Selasa (28/7/2026).

Warga yang dijemput tersebut adalah Adli Insya (48), warga Dusun Simpang Dua, Gampong Ulee Glee, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Ia tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan penerbangan AirAsia Berhad dari Malaysia.

Keuchik Gampong Ulee Glee, Maimuddin, menjelaskan bahwa Adli telah mengadu nasib di Malaysia selama kurang lebih satu tahun sebagai buruh perkebunan kelapa sawit demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya di kampung halaman. Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga tidak lagi mampu bekerja.

Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga memohon agar Adli dipulangkan ke Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih dekat dengan keluarga. Mendapat laporan tersebut melalui sambungan telepon, Bupati H. Mukhlis langsung menginstruksikan agar ambulans Takabeya Peduli difasilitasi untuk menjemput pasien dari Bandara Sultan Iskandar Muda dan membawanya menuju rumah sakit di Kabupaten Bireuen.

Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap warganya, termasuk mereka yang sedang merantau di luar negeri. Kehadiran pemerintah di saat masyarakat menghadapi kesulitan diharapkan mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan harapan bagi keluarga yang membutuhkan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang, sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada seluruh warga Bireuen. (*)