Peunawa.com |Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen akan segera membangun kembali jembatan Matang Bangka, di Jeunieb. Saat ini Dinas PUPR Bireuen sedang menyiapkan dokumen lelang. Bila dokumennya sudah selesai, proses lelangnya akan segera dilakukan, hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, Jum'at (17/07/2026).
Bupati Bireuen. H. Mukhlis,S.T.,sejak awal memberikan perhatian yang serius untuk seluruh fasilitas publik di Bireuen, termasuk jembatan Matang Bangka yang rusak dan miring akibat digerus abrasi dan hantaman banjir yang terjadi beberapa tahun lalu.
Bentuk kepedulian tersebut dapat dibuktikan, tidak lama setelah dilantik sebagai Bupati Bireuen, H. Mukhlis melakukan kunjungan kerja ke Matang Bangka, melihat langsung kondisi jembatan yang telah ambruk sebagian. Saat itu Bupati langsung memutuskan jembatan tersebut akan dibangun baru.
Pada November 2026 terjadi banjir dan tanah longsor di Sumatra, termasuk di Aceh. Bireuen ikut terdampak sangat parah akibat banjir dan tanah longsor. Perencanaan pembangunan daerah harus disesuaikan dengan kondisi terbaru sebagai daerah terdampak.
Alhamdulllah, Bupati Bireuen H. Mukhlis tetap memberikan perhatian kepada jembatan bailey Matang Bangka yang telah rusak parah. Anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut tetap dialokasikan di dalam APBK 2026.
Dua bulan lalu, Kepala Dinas PUPR Bireuen, Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, memerintahkan jajarannya membongkar jembatan tersebut, karena persiapan pembangunan jembatan baru telah dimulai. Di bekas lokasi jembatan lama, akan dibangun jembatan rangka baja.
Pemkab Bireuen memastikan jembatan tersebut akan dibangun dalam waktu dekat di dalam tahun anggaran 2026.
Pemkab meminta maaf kepada warga setempat yang untuk sementara harus memutar lumayan jauh hanya demi mengakses wilayah di seberang sungai di Matang Bangka. (*)
