Kankemenag Aceh Utara Hadiri Penutupan Pelatihan SDM Digital, Dorong Pemanfaatan Teknologi Secara Bijak

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Kankemenag Aceh Utara Hadiri Penutupan Pelatihan SDM Digital, Dorong Pemanfaatan Teknologi Secara Bijak

7/07/2026


Lhokseumawe - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara yang diwakili Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Shaifuddin Fuady, S.Ag., M.A., menghadiri penutupan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada Penerima Fasilitas Bantuan BAKTI dalam Rangka Pemulihan Pasca Bencana. 


Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerja sama dengan Yayasan Cemerlang Indonesia di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Lhokseumawe, Selasa (7/7/2026).


Pelatihan berlangsung selama 23 hari, terdiri atas 7 hari secara luring dan dilanjutkan secara daring. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital yang berkelanjutan.


Materi pelatihan meliputi keterampilan digital, pembuatan konten kreatif (content creator), pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), serta pendampingan lomba pembuatan video hingga penentuan kelompok terbaik pada acara penutupan.


Sebanyak 49 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 33 peserta Kabupaten Aceh Utara dan 16 peserta Kota Lhokseumawe. Mereka berasal dari unsur guru RA, MIS, MTs, SMP, SMK, PKBM, serta perwakilan pemerintah desa.


Ditemui usai acara, H. Shaifuddin Fuady mengapresiasi inisiatif BAKTI dalam meningkatkan kapasitas digital para pendidik. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi harus diimbangi dengan etika, tanggung jawab, dan akhlak agar internet dimanfaatkan secara bijak dan produktif.


Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dengan membagikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada peserta didik, rekan sejawat, serta masyarakat di lingkungan masing-masing.


Sebelumnya, Direktur BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika, Fadhilah Mathar, menegaskan pentingnya memanfaatkan internet untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pelatihan bagi guru akan memberikan manfaat berkelanjutan karena ilmu yang diperoleh akan diteruskan kepada para siswa dan masyarakat.


“Kalau guru yang kita latih, maka ilmu dan keahlian ini akan diteruskan kepada para siswa dan orang lain. Dengan demikian, manfaatnya akan semakin luas,” ujarnya.


Fadhilah Mathar yang juga dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengingatkan agar Indonesia tidak menjadi bangsa yang tertinggal karena gagal memanfaatkan internet secara baik dan benar. Di akhir sambutannya, ia juga berdialog dengan peserta untuk mendengarkan harapan mereka terhadap program pelatihan tersebut.


Kegiatan ditutup secara resmi oleh Bupati Aceh Utara yang diwakili Asisten II Setdakab Aceh Utara, M. Nasir, S.Sos., M.Si. Ia mengapresiasi program BAKTI yang dinilai mampu meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya tenaga pendidik, sehingga dapat melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.


Kehadiran Kankemenag Aceh Utara pada kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik serta penguatan sinergi lintas sektor dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di era transformasi digital. (Murhaban)