Bupati Bireuen Launching Gerakan Pilah Sampah

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Bupati Bireuen Launching Gerakan Pilah Sampah

7/10/2026



Peunawa.com |Bireuen  – Pemerintah Kabupaten Bireuen resmi meluncurkan "Gerakan Pilah Sampah dari Sumber" yang dipusatkan di Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Juang, pada Jumat (10/7/2026).

Langkah strategis yang digagas oleh Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) Kabupaten Bireuen ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bireuen. Gerakan ini bertujuan untuk mendukung target nasional Perpres Nomor 12 Tahun 2025 dalam mewujudkan 100% sampah terkelola pada tahun 2029.

Peluncuran gerakan ini turut dihadiri oleh Kajari Bireuen, perwakilan Dandim 0111/Bireuen, Kepala DLHK Kabupaten Bireuen, Pimpinan Bank BSI Cabang Bireuen, serta perwakilan dari Universitas Malikussaleh (Unimal) dan Universitas Almuslim. Hadir pula Camat Kota Juang, Keuchik Blang Asan, serta para pelaku swasta, mulai dari ritel modern seperti Alfamart dan Alfamidi hingga pelaku usaha kuliner lokal setempat.

Direktur Bank Sampah Induk (BSI) sekaligus tokoh penggerak, Tarmizi Badai, menyampaikan bahwa program pendampingan di Desa Blang Asan merupakan keberlanjutan dari gerakan nyata yang telah dirintis Perbanusa sejak tahun 2020.

Sebagai wilayah pemukiman padat, Blang Asan sebelumnya sempat menghadapi kendala besar terkait penumpukan sampah. Namun, melalui konsistensi pendampingan, partisipasi warga meningkat drastis.

"Semula hanya 30 rumah tangga, kini sudah berkembang menjadi lebih dari 100 rumah tangga yang menjadi nasabah aktif di Bank Sampah Asri Blang Asan. Bahkan, cakupan layanan pengangkutan kini mulai merambah ke gampong-gampong  tetangga di sekitarnya," ujar Tarmizi dalam laporannya.
Keberhasilan di tingkat tapak ini juga didukung kuat oleh sektor akademis. Dalam tiga tahun terakhir, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe memberikan pendampingan intensif serta bantuan teknologi tepat guna. Bantuan tersebut berupa mesin pencacah pupuk, mesin pencacah plastik, dan mesin pembuat paving block (campuran plastik dan semen). Kolaborasi ini berhasil mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat memproduksi pupuk kompos dan material konstruksi bernilai guna secara mandiri berbasis ekonomi sirkular.

Sementara itu, Keuchik Gampong Blang Asan, Safrizal, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus mendukung program bank sampah tersebut. Ia membenarkan bahwa Gampong Blang Asan telah memperoleh bantuan mesin pencacah plastik dan mesin pembuat paving block dari Unimal.

Menurutnya, selama dua tahun terakhir Unimal aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan warga. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen dan instansi terkait dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar program tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menegaskan bahwa Gerakan Pilah Sampah dari Sumber akan menjadi salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam membangun ekosistem lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
“Gerakan Pilah Sampah dari Sumber akan menjadi salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menata ekosistem lingkungan. Gerakan ini akan dilakukan secara masif oleh Pemerintah Daerah bersama Perbanusa, Bank Sampah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” tegas Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh kepala SKPK, camat, keuchik, jajaran teknis, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung gerakan tersebut, demi mewujudkan Bireuen Bebas Sampah,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung gerakan ini di Kabupaten Bireuen, lalu ditutup dengan demonstrasi langsung pencacahan sampah oleh Bupati Bireuen bersama para tamu undangan menggunakan mesin pencacah plastik sebagai simbol resmi dimulainya pengelolaan sampah dari sumber secara berkelanjutan. (*)