Safari Subuh Kompas Aceh Utara ke -52, Hadir di Masjid Baitul Maghfirah Baktiya

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Safari Subuh Kompas Aceh Utara ke -52, Hadir di Masjid Baitul Maghfirah Baktiya

9/30/2023

Tgk. Teuku Zulfadli Ismail yang akrab disapa Waled Landeng saat menyampaikan tausiah singkat pada safari subuh Kompas di Masjid Baitul Maghfirah Kec. Baktiya. 

Aceh Utara - Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara melaksanakan Safari Subuh dan Zikir Bersama pekan ke 52 di Masjid Baitul Maghfirah Mns. Kumbang Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Sabtu (30/09/2023).

Ketua Kompas Aceh Utara Ir. Muhammad Hatta, SST. MT di dampingi Wakil Ketua H. Zulfitri, SKM. M.Kes dan Sekretaris Shaifuddin Fuady, S.Ag. MA mengatakan, tujuan dilaksanakan safari subuh dan zikir bersama setiap sabtu subuh dalam rangka mensyiarkan gerakan subuh berjamaah yang dibarengi dengan zikir bersama di Bumi Malikussaleh Aceh Utara.

Lebih lanjut pria yang disapa Bung Hatta ini menambahkan, Safari Subuh Kompas untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada para pemuda untuk dapat mengisi acara safari subuh.

"Alhamdulillah selama satu tahun lebih berjalan Safari Subuh Kompas, ternyata banyak pemuda yang mampu bahkan melebih ekspektasi untuk mengisi acara safari subuh seperti muazzin, imam, MC, penceramah dan memimpin zikir. Intinya pemuda harus di beri ruang dan kesempatan," Ungkap Koordinator Humas dan Kerjasama Politeknik Negeri Lhokseumawe ini.  

Lebih lanjut Bung Hatta menambahkan, shalat subuh berjamaah bukan hanya untuk meningkatkan amalan ibadah, melainkan juga dapat memperkuat ukhuwah dan mempererat tali silaturrahmi diantara pemuda maupun para jamaah.

"Tiada kesuksesan tanpa perjuangan, tiada perjuangan tanpa persatuan, tiada persatuan tanpa kebersamaan, dan tiada kebersamaan tanpa adanya silaturrahmi. Karena meunyoe hajat keu teuga beu tatem meu saboh dan meunyoe hajat keu jroeh beu seureng-seureng silaturrahmi," terang Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe ini.

Suami dari Cut Ramadhani ini melanjutkan, pengurus Kompas selalu mengajak generasi muda untuk mensukseskan setiap kegiatan safari subuh, baik safari subuh Tadzkiratul Ummah (TU) Aceh Utara di setiap hari minggu maupun Safari Subuh Kompas Aceh Utara di setiap hari sabtu. Karena  dengan shalat subuh berjamaah akan membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi. Sehingga setiap subuh di masjid bukan hanya dipenuhi oleh generasi tua saja, namun anak-anak muda juga harus bangkit untuk mengisi saf-saf terdepan dan terus berkarya.

Menurutnya, generasi muda adalah solusi dan motor penggerak untuk perubahan di masa depan, karena pemuda hari ini adalah pemimpin di hari esok. Dan ini sesuai dengan pepatah Aceh yang mengatakan Koeng pageu kareuna geurundong dan koeng gampong kareuna aneuk muda.

“Kami sangat yakin, jika generasi mudanya disiplin,  bangun pagi untuk shalat subuh berjamaah, Insya Allah akan terbentuk generasi muda yang tangguh di Bumi Pase Aceh Utara. Terang Sekretaris ICMI Kota Lhokseumawe ini.

Hatta yang juga Wakil Ketua DPD KNPI Aceh Utara menyampaikan, kegiatan safari subuh Kompas setiap sabtu selalu diisi dengan ceramah dan zikir bersama. Kami yakin dengan berzikir hati menjadi lebih tenang dan tenteram, dengan subuh berjamaah juga akan membuka pintu rahmat dan rezeki, karena salah satu kiat meraih kesuksesan adalah dengan mengawali hari dengan shalat subuh berjamaah.

Untuk sabtu ini zikir dipimpin oleh Tgk. Zulkarnaini Ismail adinda dari Walidi Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon yang juga alumni Dayah Darul Huda Lueng Angen Langkahan serta menantu dari Abi Tanjung Dalam Langkahan. Tgk Zulkarnaini didampingi oleh Tgk. Hasboh Razali Lhoksukon (Koordinator Safari Subuh Aceh Utara) dan Tgk. M. Nasir dari Kecamatan Langkahan.

Sedangkan MC oleh Tgk. Murhaban, SH (peraih penghargaan Penyuluh Award Aceh 2023 dan peraih 10 Penerima Penghargaan Nominasi Penyuluh Agama Islam Award 2023 Kemenag RI).

Untuk Imam dipimpin oleh Tgk. Azzuhdi Al Hafizh dari Dayah Ar Raudhah Mns. Asan AB Lhoksukon. Sedangkan penceramah diisi oleh Tgk. T. Zulfadli yang lebih dikenal dengan Waled Landeng (Ketua PC NU Aceh Utara, Sekjend Tastafi Aceh Utara dan Pimpinan Dayah Keumaral Al Aziziyah Landeng Lhoksukon), dan muazzin oleh Tgk. Zulkhairi, SH. []