Politik Uang Merusak Kualitas Demokrasi, Salah Siapa?

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Politik Uang Merusak Kualitas Demokrasi, Salah Siapa?

2/10/2024


Opini - Politik uang jelas merusak kualitas demokrasi, oleh karena itu kaum milenial harus berkomitmen untuk menolak politik uang pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Muhammad Fadli atau yang akrab disapa Fadly P.B, yang juga seorang jurnalis atau wartawan dalam keterang tertulis yang diterima media ini, Sabtu (10/02/2024).

Salah satu upaya yang perlu di dorong oleh penyelenggara pemilu dan juga oleh semua stakeholder serta kaum millenial yang berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi untuk menolak tegas politik uang, begitu juga dengan para Caleg caleg.

Saya kira jika semua pihak sepakat menolak tegas politik uang, maka akan melahirkan demokrasi yang berkualitas serta dapat mewujudkan demokrasi yang adil, jujur dan bermartabat.

Fadly menambahkan, kita mengharapkan jangan pernah terjerumus dengan politik uang, hal tersebut perlu ikut serta kaum milenial untuk mengkampanyekan politik yang sehat serta menjaga kualitas demokrasi di negara ini sesuai dengan amanat undang-undang yaitu berjalan nya demokrasi yang jujur dan adil," ungkapnya.

Untuk itu, Mengajak semua organisasi kepemudaan, lembaga swadaya masyarakat, media dan semua elemen masyarakat, bagaimana bisa memberikan suatu kontribusi besar terhadap berjalannya demokrasi yang berkualitas tanpa melakukan pengawasan dan komitmen untuk membangun demokrasi yang baik, maka demokrasi tidak akan berjalan dengan baik.

Mengajak semua pihak dan peserta pemilu untuk lebih mengedepankan gagasan, ide dan visi-misi sesuai dengan fungsi legislatif dan juga eksekutif kedepannya yang dapat diterima oleh masyarakat luas serta benar-benar berkomitmen dapat diperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai fungsi yang diemban oleh setiap wakil rakyat rakyat yang terpilih," Fadly. []