Bireuen dan Bener meriah Terima 782 Rumah Rehab BSPS Dari PPP


Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Bireuen dan Bener meriah Terima 782 Rumah Rehab BSPS Dari PPP

18/07/22

Peunawa.com
Bireuen - Anggota DPRA Fraksi PPP, Dr. H. Amiruddim Idris, SE., M.Si Pimpin sosialisasi dan rembuk bersama masyarakat penerima bantuan rumah rehab Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 782 unit untuk Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah di aula Kampus UNIKI Bireuen, Minggu 17 Juli 2022,

Bantuan Rumah Rehab Ini Merupakan Hasil Perjuangan Anggota DPR-RI Dapil Aceh ll Fraksi PPP Anwar Idris Abang Kandung Amiruddin Idris, 

Amiruddin Idris yang juga Ketua DPW PPP Provinsi Aceh dalam sambutannya menjelaskan bahwa ini merupakan bentuk komitmen dirinya beserta pengurus PPP untuk terus menjawab aspirasi masyarakat dengan membawa program yang sangat dibutuhkan masyarakat salah satunya pembrantasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan memberikan Program BSPS

Ia juga menambahkan Program BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan kualitas rumah swadaya berasaskan kegotongroyongan dengan nilai bantuan setiap penerima sekitar Rp 20 juta. Dalam hal ini, PPP melalui dirinya bekerja meyakin Pusat melalui APBN bahwa Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah sangat membutuhkan program ini

Adapun bantuan rumah rehab BSPS tersebut diberikan sebanyak 762 unit, sebagian untuk masyarakat Kabupaten Bireuen dan sebagiannya lagi untuk masyarakat Kabupaten Bener Meriah,

Kegiatan yang dihadiri oleh Kader PPP, Anggota DPRK Fraksi PPP, tokoh masyarakat penerima bantuan, dan awak media tersebut berjalan dengan sukses dan lancar,

Salah satu penerima manfaat bantuan rumah rehab BSPS mengatakan sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Bapak Amiruddin Idris yang sudah memberikan dirinya rumah bantuan tersebut. Sebab saat ini rumahnya sangat tidak layak lagi untuk dihuni dan butuh untuk direhab segera,

Semoga bantuan rumah rehab BSPS ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sehingga dapat mengurangi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang saat ini masih dialami oleh sebagian masyarakat Aceh salah satunya Kabupaten Bireuen, tutup Amiruddin Idris,.(*)