BIREUEN - Peunawa.com l Tuntut Pemenuhan Hai Korban Bencana Banjir, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Gelar aksi damai jilid II di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. M. Akmal, aksi ini menyikapi keresahan masyarakat korban yang terabaikan,
Senin (26 April 2026).
Massa menuntut pemerintah daerah segera menuntaskan hak-hak korban banjir November 2025 yang terabaikan, sebut Koordinator Umum Koalisi Gerakan Sipil Bireuen, Akmal.
Koordinator Aksi, M. Akmal, dalam pembukaan orasinya menyampaikan, aksi ini diinisiasi akibat keresahan masyarakat yang sebagian besar nya masih luput dari pemenuhan hak sebagai korban bencana. Sementara Bencana Hidrometeorologi telah empat bulan berlalu.
Banyak korban banjir masih hidup dalam ketidakpastian.“Ini bukan lagi soal lambatnya penanganan, tapi soal hak warga yang belum dipenuhi. Kami tidak bisa diam ketika korban masih bertahan tanpa kepastian,” ujar M. Akmal.
Bencana akhir 2025 lalu mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Namun pada kenyataan, proses pemulihan pascabencana berjalan sangat lambat. Sehingga banyak korban yang terabaikan." Bahkan bukan sedikit yang masuk dalam pendataan Tidak Masuk Kategori (TMK), sebut Akmal.
Aksi Damai Jilid II diikuti Ratusan masyarakat korban banjir dan Disabilitas yang diawali Brifing di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu. Kemudian Massa bergerak memasuki komplek Kantor Bupati Bireuen untuk menyampaikan orasi.
Aksi Damai Jilid II di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen diikuti oleh ratusan masyarakat korban bencana dan kaum Disabilitas, mendapat pengamanan dari kepolisian dan Satpol PP.
Akhirnya Bupati Bireuen Ir Muhklis dan wakil Bupati Bireuen Ir Razuardi menemui ribuan masa yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil Bireuen, Dan ikut berjanji akan menyelesaikan semua persoalan yang terjadi selama penanganan banjir bandang ini, apa lagi masalah data yang sudah berlarut-larut yang belum terlaksana dengan maksimal.
Bupati dan wakil Bupati Bireuen di temani oleh seluruh Bawahnya Termasuk dinas terkait seperti dinsos, pertanian, BPBD dan para camat semua yang hadir,.
Hingga akhir aksi Koalisi Gerakan Sipil Bupati Bireuen meninggal para aksi, Dan akan menandatangani Petisi yang di bawa oleh para pendemo, Bupati berjanji dengan masa aksi selama lima hari kerja kedepan, (Yusri).