Peunawa.com |Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi menerima sekaligus menyerahkan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Periode XXIX Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor zzPusat Pemerintahan Bireuen pada Selasa (7/7/2026).
Acara serah terima peserta KKN turut dihadiri oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dosen, Civitas Akademika, dan Panitia Pelaksana KKN USK, sementara Pemerintah Kabupaten Bireuen dihadiri langsung Bupati Bireuen, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Asisten, dan para Kepala SKPK, serta para Camat dalam Kabupaten Bireuen.
Direktur Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., M.P., IPM menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen atas sambutan hangat yang diberikan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses adaptasi bagi mahasiswa di tengah-tengah masyarakat.
Kami menitipkan anak-anak kami kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dan seluruh lapisan masyarakat gampong. Kami selalu mengingatkan mereka pada peribahasa lama “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Jika ingin sukses dalam pengabdian, kuncinya adalah menghormati dan menyatu dengan lingkungan setempat," ujar Dr. Ir. Wira Dharma.
Lebih lanjut, Dr. Ir. Wira Dharma menjelaskan bahwa meskipun para mahasiswa berasal dari latar belakang daerah yang berbeda, bahkan ada yang berasal dari luar Aceh seperti Solo dan Bandung, mereka datang ke Bireuen dengan satu visi yang kuat: mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk membantu pembangunan daerah dan mengabdi secara nyata.
Direktur juga menegaskan agar seluruh mahasiswa wajib menaati aturan lokal serta regulasi yang berlaku di daerah maupun gampong setempat.
Dalam sambutan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat Bireuen, khususnya dalam membantu proses pemulihan daerah pasca-bencana alam. Beliau menyatakan bahwa kehadiran para mahasiswa tentunya membawa harapan baru, terutama di tengah upaya bersama dalam melakukan pemulihan pasca-bencana banjir dan tanah longsor yang melanda daerah tersebut pada akhir tahun 2025 lalu.
Tahun ini, pelaksanaan KKN USK di Kabupaten Bireuen tampil istimewa melalui sinergi multi-pihak dengan diterjunkannya sebanyak 625 mahasiswa yang terbagi ke dalam dua skema program. Program tersebut meliputi KKN Reguler USK Periode XXIX Tahun 2026 yang diikuti oleh 528 mahasiswa, serta KKN Tematik Literasi Tahun Akademik 2025/2026 yang diikuti oleh 97 mahasiswa. KKN Tematik Literasi ini merupakan program hasil kerja sama strategis antara Universitas Syiah Kuala dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Seluruh mahasiswa KKN tersebut akan disebar ke 12 kecamatan dan mengabdi di 90 gampong di Kabupaten Bireuen.
Bupati berpesan agar para mahasiswa menjadikan gampong tempat mengabdi sebagai laboratorium hidup untuk menguji teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas kehidupan masyarakat yang sesungguhnya. Mahasiswa diharapkan dapat menjadikan masyarakat sebagai mitra, mendengarkan kebutuhan mereka, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Menutup arahannya, Bupati Bireuen menginstruksikan kepada para camat, keuchik, perangkat gampong, dan seluruh masyarakat di lokasi KKN untuk memberikan dukungan penuh. Beliau meminta warga menyambut para mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bireuen agar mereka dapat menjalankan tugas pengabdian dengan aman, nyaman, dan produktif.
Kepada seluruh mahasiswa, Bupati mengingatkan agar senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Syiah Kuala, menjaga etika, serta menghormati adat istiadat dan nilai-nilai budaya luhur masyarakat Aceh.
Acara diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima antara pihak USK dan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T. Dilanjutkan, penyerahan topi KKN secara simbolis kepada Bupati serta pemakaian topi kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda dimulainya masa pengabdian. (*)
