APDESI Bireuen: Tangkap Wartawan Abal-Abal yang Intimidasi Keuchiek

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

APDESI Bireuen: Tangkap Wartawan Abal-Abal yang Intimidasi Keuchiek

5/22/2026


BIREUEN — APDESI Kabupaten Bireuen mengeluarkan peringatan keras terhadap keberadaan oknum wartawan abal-abal dari luar daerah yang diduga berkeliaran mencari-cari kesalahan dan mengintimidasi aparatur gampong di Kabupaten Bireuen.


Kepala Bagian Hukum dan HAM APDESI Bireuen, Tgk Muliadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan yang mengganggu stabilitas pemerintahan desa serta meresahkan para keuchiek.


“Yang datang ini bukan menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, tetapi mencari-cari kesalahan, menekan, dan membuat keresahan di gampong. Ini sangat merugikan keuchiek dalam menjalankan tugas untuk masyarakat,” tegas Tgk Muliadi.


Menurutnya, APDESI Bireuen telah menerima sejumlah laporan dari para keuchiek terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oknum wartawan abal-abal dengan membawa isu pengelolaan BUMG maupun penggunaan dana desa.
“Modus mereka datang membawa tudingan tanpa prosedur yang jelas, lalu mencoba menekan aparatur gampong. Ini bukan kontrol sosial yang sehat, tetapi sudah mengarah pada tindakan intimidatif,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun wartawan lokal Bireuen yang terlibat dalam tindakan tersebut. Seluruh oknum yang dilaporkan disebut berasal dari luar daerah. “Tidak ada wartawan Bireuen yang turun melakukan hal seperti ini. Semua yang dilaporkan kepada kami berasal dari luar daerah. Bahkan ada yang datang dengan berbagai alasan, termasuk alasan ulang tahun dan macam-macam dalih lainnya,” katanya.


Tgk Muliadi menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik profesi wartawan yang bekerja secara profesional dan memegang teguh kode etik jurnalistik.
“Wartawan yang benar bekerja menyampaikan informasi kepada publik, bukan mencari-cari kesalahan lalu menekan aparatur desa demi kepentingan tertentu,” lanjutnya.


Ia pun meminta seluruh keuchiek di Kabupaten Bireuen agar tidak takut menghadapi tekanan dari oknum-oknum tersebut.“Saya harapkan kepada seluruh keuchiek, jika ada wartawan abal-abal yang datang mengintimidasi atau membuat keresahan, tangkap dan langsung hubungi saya. Kita serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Untuk mempermudah koordinasi, Tgk Muliadi juga mencantumkan nomor kontak yang dapat dihubungi langsung oleh para keuchiek.“Silakan hubungi saya di nomor 085362222499. APDESI siap berada di garis depan melindungi keuchiek yang bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.


Di akhir pernyataannya, APDESI Bireuen mengajak seluruh jajaran pengurus hingga tingkat kecamatan untuk memperkuat solidaritas dan menjaga marwah pemerintahan gampong dari pihak-pihak yang mencoba menciptakan keresahan.
“Kita harus solid menjaga kedaulatan gampong. Jangan beri ruang bagi oknum yang mencoba merusak ketenangan desa dengan cara-cara intimidatif. APDESI siap menjadi garda terdepan dalam melindungi keuchiek,” tutup Tgk Muliadi.(*)