30 Siswa Mengikuti Gladi AKM berharap segera dapatkan bantuaan


-->

Iklan Utama

30 Siswa Mengikuti Gladi AKM berharap segera dapatkan bantuaan

_Pimred
Kamis, 04 November 2021

Bireuen l peunawa.com "Sekolah Dasar Negeri 1 di kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen, melaksanakan kegiatan gladi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2021.

Diperoleh informasi dari laman Kemedikbud, AKM yang merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Untuk jumlah siswa SDN 1 Peulimbang yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 orang, mengingat kekurangan laptop ataupun komputer, terpaksa gladi yang diselengarakan persesi,tahap pertama 15 orang, tahap ke dua 15 orang, sementara laptop yang dipakai adalah pinjaman dari para guru kelas.

"Komputer yang tersedia kini hanya 15 laptop. Selebihnya harus menggunakan laptop milik para guru," kata Kepala Sekolah SDN 1 Plimbang, Husna Sarwani, S. Pd. I Kepada peunawa.com pada Rabu, (3/112021).

Selain itu Ia juga mengatakan, meskipun kekurangan laptop, pada prinsipnya siswa dan siswi siap menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM) Tahun 2021 yang akan diselenggara dalam waktu dekat ini.

Pelaksanaan AKM  di SDN 1 Peulimbang bukan hanya diikuti oleh siswa /i mereka saja, tetapi ada Sekolah Dasar Negeri lain yang bergabung di tempat itu.

Harapan Kepala Sekolah  Dasar Negeri 1 Peulimbang, Husna Sarwani, S. Pd. I
Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM) Tahun 2021,berlangsung sukses.

"Husna Sarwani, S. Pd. I melalui Peunawa.com juga menyebutkan bahwa visi dan misi dirinya untuk membangun sekolah adalah, perioritas kepada para siswa wajib per orangnya untuk bisa menghafal  Ayat Suci Alqur'an,selepas itu semua program yang terendam selama ini akibat situasi pandemi covid , misalkan kegiatan UKS akan dihidupkan kembali.

Amatan peunawa.com rabu (3/11/2021),Sekolah Dasar Negeri 1 di Kecamatan Peulimbang Bireuen, yang tidak memiliki Lap  untuk kegiatan belajar siswa selanjutnya mereka juga butuh bantuan paping blok, dimana saat musim  hujan tiba lingkungan sekolah rawan banjir dan becek, sehingga sangat menganggu aktifitas proses pembelajaran.(ipul)