Terbentuknya Majelis Dzikir Samudra Pasai, Abiya Dr. Ibrahim Qamarius Dipercayakan Sebagai Ketua

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Terbentuknya Majelis Dzikir Samudra Pasai, Abiya Dr. Ibrahim Qamarius Dipercayakan Sebagai Ketua

7/12/2023

Lhokseumawe - Beberapa pimpinan dzikir di Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya telah sepakat mendirikan Majelis Dzikir Samudra Pasai. 

Adapun beberapa pendiri Majelis Dzikir Samudra Pasai ini antara lain Abiya Dr. Ibrahim Qamarius dipercayakan sebagai Ketua, yang merupakan Ketua Pembina Yayasan/Balai Pengajian As-Siddiq Lhokseumawe, pemimpin dzikir setiap Jumat Subuh di Mesjid Al-Mabrur dan sejumlah masjid lainnya. 

Pada tahun 2011, pernah diamanahkan sebagai Koordinator Ziarah dan Zikir Akbar di Makam Malikussaleh yang diselenggarakan oleh Dayah Malikussaleh Panton Labu, Universitas Malikussaleh, dan STAIN Malikussaleh (sekarang IAIN Lhokseumawe), serta didukung oleh berbagai pihak, lembaga atau Intansi lainnya. 

"Berawal dari pertemuan-pertemuan saat memimpin dzikir di beberapa masjid pada kegiatan Iktikaf 10 malam terakhir Ramadhan yang lalu, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan lainnya dan akhirnya menyepakati untuk mendirikan Majelis Dzikir Samudra Pasai," kata Dr. Ibrahim Qamarius yang dipercayakan sebagai Ketua Dzikir Samudera Pasai. 

Pandiri lainnya adalah Tgk Musmulyadi, S.Pd.I sebagai Wakil Ketua, yang merupakan Ketua Penasehat Forum Da'i (FORDA) Aceh, seorang penceramah, memimpin pengajian dan dzikir di berbagai Majlis Taklim, dll. 

Pada jajaran pendiri juga ada Abi Taufikur Rahmi, SE (Sekretaris) yang merupakan Pimpinan Dayah Ma'had Annahla, seorang penceramah, memimpin pengajian dan dzikir di berbagai lembaga pengajian. 

Pendiri lainnya adalah Tgk. Romi Saputra (Wakil Sekretaris) yang merupakan Pimpinan Dayah Ihyaul Qur'an, Qari Nasional, Imam Rawatib Masjid Masjid Jamik Lhokseumawe, dll.

Sebagai pendiri ada juga Tgk Munzir Affan, S.Kom (Bendahara) yang merupakan pimpinan Balai Pengajian Babuhu Qiraatul Qur'an, Qari Nasioinal, Imam Rawatib Masjid Agung Islamic Center Lhokesumawe, memimpin pengajian dan dzikir di berbagai lembaga pengajian. 

Selain itu Majelis Dzikir Samudra Pasai juga dilengkapi dengan beberapa bidang dalam komposisi kepengurusan.

Pengurus Majelis Dzikir Samudra Pasai telah menyusun teks dzikir dan telah mendapat masukan dan saran dari para penasehat. Penasehat Majelis Dzikir Samudra Pasai terdiri Tgk. H. Usman Ali (Abu Kuta Krueng, Pimpinan Dayah Darul Munawwarah), Tgk. H. Abdul Manan (Abu Blang Jruen, Ketua MPU Aceh Utara), Tgk. H. Muhammad Amin Daud (Ayah Cot Trueng, Pimpinan Dayah Raudhatul Ma'arif), Tgk. H. Zulkarnain Juned (Ayah Blang Panyang, Pimpinan Dayah Safinatussalamah Al-Munawwarah), Tgk. H. Asnawi Abdullah, MA (Abu Asnawi, Imum Chik Masjid Agung Islamic Center), Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati Lhok Mon Puteh, Ketua MPU Kota Lhokseumawe)

Adapun tujuan pendirian Majelis Dzikir Samudra Pasai antara lain: 1) Untuk menyamakan penyusunan teks dzikir dan pembacaannya yang selama ini susunannya terdapat perbedaan walaupun dari thariqat yang sama; 2) Melakukan berbagai pengkajian dan pendalaman tentang dzikir serta memfasilitasi kegiatan tawajjuh, pemberian thariqat dan kegiatan lainnya di Masjid Agung Islamic Center; 3) Melakukan kegiatan Safari Dzikir setiap Malam Jumat ke masjid-masjid di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya; 4) Untuk menghidupkan syiar syariat Islam

"Kegiatan safari dzikir akan dilaksanakan pada setiap Malam Jumat ke berbagai masjid, dimana dzikir berjamaah dimulai setelah shalat Maghrib sampai menjelang shalat Isya. Pengurus Majelis Dzikir Samudra Pasai akan menghubungi dan melakukan koordinasi dengan masjid yang akan didatangi. Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) juga bisa menghubungi Pengurus Majelis Dzikir Samudra Pasai untuk meminta jadwal safari dzikir," tutur Abiya Dr. Qamarius. []