Ratusan PPPK Paruh Waktu Bireuen Resmi Dilantik, Mari Perkuat Pilar Pendidikan Di Aceh

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Ratusan PPPK Paruh Waktu Bireuen Resmi Dilantik, Mari Perkuat Pilar Pendidikan Di Aceh

4/01/2026

BIREUEN – Peunawa.com l Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, Rabu (1/4/2026). Ratusan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Tahap 2 dan 3 resmi dilantik dan mengikrarkan sumpah jabatan dalam prosesi yang berlangsung khidmat.


Pelantikan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tingkat SMA, baik untuk formasi guru maupun tenaga kependidikan (tata usaha) di mana peserta wajib mengenakan seragam KORPRI lengkap dan mengikuti sumpah jabatan sebagai ASN.


Pelantikan tersebut menjadi momen bersejarah sekaligus tonggak penting dalam upaya penguatan sektor pendidikan di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen. Para peserta yang dilantik menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Aceh, atas kebijakan yang dinilai berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik.


Ucapan terima kasih disampaikan kepada Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, yang dinilai telah memberikan perhatian serius terhadap penataan tenaga non-ASN melalui skema PPPK paruh waktu.


Selain itu, apresiasi juga ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, beserta seluruh jajaran yang telah mengawal proses administrasi dan penataan tenaga honorer dengan penuh komitmen dan integritas.


Penghormatan khusus turut diberikan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., yang dinilai berperan besar dalam membina dan memfasilitasi proses transisi tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.


“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Abdul Hamid dan seluruh tim di Cabdis Bireuen. Beliau bukan hanya pemimpin, tetapi juga sosok yang terus memotivasi kami hingga akhirnya hari yang kami nantikan ini tiba,” ujar salah satu perwakilan guru usai pelantikan.


Dalam sambutannya, Abdul Hamid menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar perubahan status,PPPK ditekankan untuk memiliki integritas, profesionalitas, dan dedikasi, serta mematuhi aturan sebagai Abdi Negara. tanggung jawab moral yang besar dalam memajukan  dunia pendidikan, "sebutnya.


“Hari ini adalah momentum bersejarah. Meskipun berstatus paruh waktu, tanggung jawab saudara dalam mencerdaskan generasi emas Aceh tetap penuh. Jadikan integritas dan kedisiplinan sebagai napas dalam bekerja,” tegasnya.


Ia berharap, kehadiran ratusan PPPK paruh waktu ini dapat menjadi energi baru dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di berbagai sekolah menengah di Bireuen, sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan pendidikan.


Dengan kepastian status hukum yang kini dimiliki para tenaga pendidik tersebut, fokus ke depan diharapkan semakin terarah pada peningkatan kualitas pembelajaran yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Aceh.


Acara pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen bersama jajaran struktural, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan di daerah tersebut. (samsul)