Skandal Dana MTQ 2024 Bireuen Menguat, Kajari Didesak Bongkar Keterlibatan Semua Pihak

Adsense

Peunawa

Iklan Berjalan

Iklan Slide

Skandal Dana MTQ 2024 Bireuen Menguat, Kajari Didesak Bongkar Keterlibatan Semua Pihak

5/04/2026

Wakil Ketua Jasa Bireuen 

Peunawa.com l Kabupaten Bireuen - Dugaan penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Bireuen kian menjadi sorotan publik.


Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) wilayah Batee Iliek mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen untuk tidak menutup-nutupi fakta dan segera membuka nama-nama pihak yang diduga terlibat.


Wakil Ketua JASA wilayah Batee Iliek, Tgk M. Amin, menilai kasus ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan telah mencederai nilai sakral kegiatan keagamaan, Ia menegaskan bahwa MTQ seharusnya menjadi ruang syiar Al-Qur’an yang dijaga kehormatannya, bukan dijadikan ladang kepentingan Pihak  tertentu.


Menurutnya, informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan keterlibatan 17 Kecamatan dalam proses pencairan anggaran yang tidak sesuai petunjuk teknis harus segera ditindaklanjuti secara transparan dan profesional.


Ia juga menyoroti dugaan pembagian dana konsumsi dalam bentuk uang serta adanya pengutipan dana dari setiap gampong yang dinilai memberatkan masyarakat.


“Jika benar ada praktik yang menyimpang, maka ini harus diusut tuntas, Jangan sampai kegiatan keagamaan justru menjadi pintu masuk rusaknya kepercayaan publik,” tegasnya.


JASA wilayah Batee Iliek meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum, Keterbukaan dalam mengungkap pihak-pihak yang terlibat dinilai penting untuk menjaga integritas pelaksanaan kegiatan keagamaan serta memulihkan kepercayaan masyarakat.


Sementara itu, pihak Kejari Bireuen melalui Kepala Seksi Intelijen menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi, Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait penetapan terduga tersangka.


JASA wilayah Batee Iliek menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta mendesak agar setiap proses penanganan dilakukan secara transparan dan akuntabel.(*)